Screenshot 2017-09-14 06.51.14

Saya tertarik untuk menulis tema ini karena dalam beberapa minggu belakangan ini saya mendapatkan pelajaran dari salah satu tim saya.

Jadi dia adalah anak SMK yang magang di tempat saya. Salah satu kebijakan dari perusahaan adalah memberikan uang saku bulanan ke setiap anak magang. Tidak seperti anak-anak magang yang lain, anak magang yang satu ini bener2 beda. Setelah dia nerima uang saku nya, dia menghampiri saya, dan mengucapkan “Pak Andika, terimakasih ya pak” dengan wajah dan tutur kata yang mungkin tidak biasa. Wajah yang sumringah, tutur kata yang sangat tulus mengucapkan terimakasih dan mensyukuri apa yang di dapat nya.

Saya pun, tersentuh sekali dengan cara dia mengucapkan terimakasih. Rasanya bahagiaaaa sekali hati ini. Dan tiba2 spontan muncul pikiran “Nanti kalau ada rejeki lagi saya kasih ke dia lagi deh”. Luar biasa. Hanya karena melihat mendengar dan merasakan ekspresi terimakasih dari orang yang mendapatkan sesuatu dari kita.

Pelajaran yang saya dapat disini adalah, seandainya kita bisa berucap terimakasih setulus itu kepada orang yang membantu atau memberi kita sesuatu, tentu orang yang membantu atau memberi kita sesuatu akan bahagiaaa sekali (bahasa lain nya, ga kapok ngasih kita, malah ketagihan.). Apalagi, kalau kita bisa melakukan itu kepada Allah SWT yang Maha Pemberi, kita mensyukuri pemberian Allah dengan bahagia, tulus, dan sumringah, pasti Allah senang. Bahkan Allah menjanjikan bahwa Allah akan menambahkan nikmat kepada hamba yang mensyukuri nikmat-nikmat NYA.

Nah, yukk.. biasakan kita mensyukuri setiap hal. Jangan pelit untuk mengucapkan “terimakasih”. Karena ucapan “terimakasih” yang tulus, sangat dahsyat dampaknya.

 

#3of120 #2017

Advertisements