cancelled2Karena ada suatu urusan penting yang harus diselesaikan di Jakarta, saya sudah merencanakan untuk kembali ke Jakarta kamis malam, sehingga hari jumat saya punya waktu 1 hari dan bisa menyelesaikan beberapa urusan di Jakarta. Khawatir tidak kebagian travel Bandung Jkt, kamis sore pun saya segera pesan travel untuk keberangkatan jam 21.00. Segala pikiran pun sudah berputar untuk memikirkan agenda di hari jumat.

Kamis ba’da maghrib tiba-tiba saya di telepon oleh salah seorang partner saya dan dia mengajak meeting hari Jumat pukul 14.00. Dan beliau mengatakan “Kalau bisa kita kebut Jumat, Sabtu, Minggu, Senin pak. Karena kita harus kejar target.” Mendengar komentar seperti itu, saya pun menyimpulkan bahwa agenda meeting dadakan ini tidak bisa di cancel. Dan dengan sangat berat hati, terpaksa saya cancel keberangkatan saya ke Jakarta kamis malam, dan membatalkan semua agenda di Jakarta.

Di hari Jumat siang, saya sudah stand by di kantor, dan menunggu pukul 14.00. Pukul 14.30 partner saya ini tak kunjung datang, saya pun segera sms partner saya “Pak, kita jadi meeting siang ini?” Dan beliau pun membalas, “Wah, pak.. Maaafff sekali saya lupa kalau ada meeting hari ini. Bagaimana kalau kita reschedule hari senin siang?”

@#$%^&(*)_(*^&%$%^&*()(*^&%$

angry_emoticon

Marah, kesal, jengkel, dongkol hati ini setelah baca sms itu. Sudah mengorbankan beberapa agenda penting di Jakarta demi meeting dadakan ini, dan ternyata di cancel. Hmmmmm… saya pun harus mengelus-elus dada dan terus memaksa hati dan pikiran ini untuk tidak mengeluh. Dan akhirnya tertulis lah postingan ini… hehehe. But, dari kejadian hari ini saya pun belajar 2 hal

  1. Sabar >> 1 kata yang mudah diucapkan namun bagi beberapa orang susah untuk diimplementasikan, termasuk saya.😦
  2. Tepati janji >> Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi saya bahwa jangan pernah ingkari janji. Tepati waktu, karena orang lain bisa jadi telah melakukan banyak pengorbanan untuk menepati janji kita juga.

Demikian tulisan hati ini. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa ku yang berlimpah ini. Amin…