layang-layang

Jika kita analogikan bisnis itu adalah layangan. Layangan akan terbang tinggi kalau apa? kalau yang nerbangin jagoan? Yapz, betul.. Karena nerbangin layangan juga perlu “skill” sedikit..🙂 Hanya itu? Tidak.. kalau layangan nya bagus dan mahal? hmmm.. bisa juga.. Trus apalagi? ANGIN. Yes, kalau yang nerbangin jagoan, layangannya mahal, tapi angin nya ga kenceng alias sepoi2, apakah layangan nya bakal terbang? Ternyata tidak bos.. Lantas, coba kita balik. Kalau angin nya kencang, orang yg nerbangin ga jago maen layangan, layangan nya bisa terbang ga? BISA, walaupun mungkin terbangnya ga sempurna menukik kanan, menukik kiri ga stabil. Tapi tetep bisa terbang kan?🙂

Nah, bisnis itu ibarat kita bermain layangan.🙂 Bisnis/perusahaan yang kita kelola adalah layangan nya. Pemain layangan adalah manajemen bisnis nya. Angin adalah market bisnis nya. Dalam membangun bisnis, kita harus tau dulu bahwa bisnis kita ini memiliki market yang sangat besar. Semakin bear market kita, semakin kencang bisnis kita berjalan. Jangan bisnis di angin sepoi-sepoi. Mau sehebat apapun pebisnis, sebagus apapun ide bisnis nya, tapi kalau market nya sempit banget, kemungkinan “terbang” nya pasti kecil. So, dalam memilih bisnis, pilihlah bisnis yang punya market besar. Ibarat layangan, terbangkan layangan di tempat yg angin nya besar.

Tapi selain cari market yang kencang, kita juga musti siapkan manajemen yang baik. Coba kita lihat, kalau kita belum berpengalaman berbisnis, trus punya bisnis / ide bisnis yang dibutuhkan banyak orang. Apa yang terjadi? bisnis itu akan “terbang” cepat, tapi karena manajemen nya ga bagus, begitu terbang tinggi, bisnis ini bisa menukik ke kanan, menukik ke kiri, dan mungkin bisa menukik ke bawah tak terkendali yang akhirnya bangkrut. So, business isn’t simple right? But business is so challenging..🙂