ilmuPagi ini ketika bangun tidur, tiba2 saya mendapatkan notifikasi message dari FB, ternyata ada mahasiswa yang bertanya

“selamat malam pak,dari materi yg dulu bpk ajarkan dikelas perihal,jangan berbisnis di angin sepoi. yg sy mau tnykan adakah parameter untuk menentukan sebuah usaha di angin sepoi tersebut?”

Jujur saya rada kaget dan bingung dengan pertanyaan mahasiswa ini. Kaget karena ini adalah materi kuliah 2 semester yang lalu, dan bingung karena saya sudah rada lupa dengan istilah “angin sepoi”. Tapi alhamdulillah 30 menit kemudian saya paham apa yang saya maksud dengan angin sepoi-sepoi pada saat itu. Sebelum lupa, saya tulis di blog saja apa itu angin-sepoi-sepoi, supaya kalo nanti saya lupa lagi minimal ada yang bisa saya baca. Kata pepatah kan, “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya”. :) *Tulisan angin sepoi-sepoi bisa diklik di sini🙂 *

Aktifitas berbagi ilmu ini memang luar biasa, ketika kita punya ilmu, bagikan ilmu itu dengan orang lain. Jangan biarkan ilmu itu diam di diri kita, biarkanlah ilmu itu mengalir ke orang-orang lain dan bahkan ketika kita lupa tentang ilmu tersebut, mungkin akan ada orang yang tetap mengingat-ingat ilmu tersebut. Sehingga ilmu tersebut akan tetap hidup walaupun tanpa sepengetahuan kita. So, berbagilah ilmu sebanyak-banyak nya.