Belajar, mengajar dan berdagang adalah misi hidup yang kupegang sampai dengan saat ini (Semoga Allah menguatkan ku untuk tetap dapat sabar ber-istiqamah di 3 misi tersebut). Berfokus pada 3 hal tersebut tidaklah mudah. Karena diperlukan kesabaran dan usaha yang cukup luar biasa untuk mendapatkan momentum2 yang tepat untuk merealisasikan nya.

Alhamdulillah di bulan Ramadhan ini, tepatnya tanggal 3 September 2010, Allah membuka kan salah satu jalan untuk merealisasikan salah satu misi ku. Di tanggal 3 September 2010, dengan membaca Bismillahirrahmanirahim aku menandatangani kontrak dengan Politeknik Telkom sebagai dosen pengajar. Bukan suatu spontanitas aku untuk mendaftar Politeknik ini. Sejak pertengahan 2008, tiap semester aku layangkan surat lamaran ke Politeknik Telkom. Totally, 5 kali aku melamar, dan Alhamdulillah lamaran ke 5 ini dapat lolos.πŸ™‚ Seleksi demi seleksi aku jalani, dan Alhamdulillah aku mendapatkan kesempatan untuk MENGAJAR di Politeknik Telkom. Hmmmm… Suatu pintu masuk potensial untuk terus dapat istiqamah menjalankan misi ku.

Menjadi dosen Politeknik Telkom merupakan suatu tantangan tersendiri bagiku. Setidak nya, pesan yang disampaikan oleh pak Budi Sulistyo (Direktur Politeknik Telkom) kemaren cukup mengena bagikku. Beliau mengatakan,

adik2 mahasiswa ini, adalah titipan orang tua kepada kita.

Hmmm suatu tantangan yang luar biasa, pendidikan 3 tahun yang akan turut menentukan masa depan mereka. Pendidik adalah salah satu keypoint dalam dunia pendidikan.

Bagi ku, mengajar adalah aktivitas yang sangat menyenangkan. Disamping dapat berbagi ilmu, mengajar juga dapat menjaga kita untuk dapat tetap awet muda.πŸ˜€ Disamping itu, mengajar insya Allah merupakan aktifitas yang sungguh mulia. Karena dengan mengajar insya Allah sama dengan berinvestasi amal, yang nantinya akan terus mengalir walaupun kita telah mati. Semoga Allah membukakan ilmu yang seluas-luas nya bagi ku, sehingga aku bisa memberikan ilmu sebanyak-banyak nya bagi mahasiswa ku. Amin…πŸ™‚