Di pagi itu, tak seperti biasanya. Aku di sibukkan dengan menyetrika baju putih, membuat dasi dan menyemir sepatu… Dengan berpakaian super rapi dan berbalut jaket casual krem, kutancap motor menuju Sabuga Bandung untuk menghadiri salah satu momen penting dalam perjalanan hidup ku. Ya… di Hari itu, tanggal 3 agustus 2010, aku bersama teman2 yg lain menghadiri Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru ITB. Dimana di momen ini lah kami akan resmi menjadi mahasiswa Pascasarjana di fakultas Teknologi dan Manajemen Industri ITB. Upacara penerimaan mahasiswa baru ITB terasa sakral dan berbeda. Karena, selain suasana nya yang memang ceremonial, acara demi acara mampu menggetarkan hati ini untuk terus berkarya.

Di depan ku telah duduk para PROFESOR dan banyak DOKTOR, para senior-senior keilmuan yang nantinya akan menjadi ceret ilmu bagi gelas2 yang masih perlu diisi ini ini. Salah satu bagian acara yang menarik adalah sambutan rektor ITB, Prof. Akhmaloka PhD. Salah satu isi pidato beliau yang cukup menggertak adalah..

“Beberapa kalangan mengatakan bahwa Indonesia tengah mengalami lompatan ke sektor jasa dan tidak mempedulikan de- Industrialisasi. Ini berarti kebanyakan barang dan faktor produksi akan didapatkan dari luar, entah itu impor atau beli di pasar. Dalam ekonomi yang bertumpu pada sektor jasa, kita menjual jasa dan membeli barang. Ini adalah ekonomi yang lumpuh….”

Wew… Menarik… Dengan beberapa pengalaman bisnis ku, bermain di sektor jasa memang memiliki resiko yang tidak terlalu besar, tetapi tidak terlalu banyak juga memiliki value added. Dengan pidato beliau ini, aku makin tersadar akan penting nya industri dalam suatu negeri.

Kampus ini ibarat samudra ilmu yang sangat dalam yang aku sendiri tidak tahu seberapa dalam samudra ini. Dan kini, aku pun mulai berenang untuk menyelam di samudra ini sedalam-dalam nya… Sengaja menginvestasikan waktu beberapa tahun ke depan untuk menetap dan belajar di Bandung, tentu bukan tanpa tujuan. Banyak harapan kugantungkan di kampus ini. Semoga Allah meridhai dan membukakan pintu ilmu seluas-luas nya bagi hamba Nya ini. Amin.