quran1

Disaat engkau masi kecil dulu…

Aku kau bawa dengan hati2..

Kotor sedikit, kau usap aku dengan lemah lembut..

Senang rasanya, mendapat perhatian ekstra dari si empunya… ^_^

 

Ketika aku tergeletak di tanah…

Kau pindahkan aku ke meja yang jauh lebih bersih..

Serasa kau tak tega melihat ku sejajar dengan kaki meja..

Bahagia rasanya, ketika kau tempatkan aku ke tempat yang jauh lebih “mulia”.. ^_^

 

Tiap lembaran ku, kau baca dengan merdu…

Kau ayunkan nada nya hingga mengalunkan nada yang indah….

Tiap lembaranku kau buka dengan penuh cinta…

Tiap ayat kau nikmati dan kau resapi maknanya…

Setelah kau baca, kau tutup aku dengan lembut..

Tak lupa kau akhiri dengan senyum dan ciuman mesra bibir manismu…

 

Tiap pagi kau bawa aku ke surau..

Kau baca aku dengan hati2, laksana pembangkit energi mu di pagi hari..

Sore hari, kau bawa aku ke masjid bersama teman2mu..

Tiada lagi yang kau lakukan, selain mengkaji dan memahami ku..

 

Perlahan tapi pasti..

Waktu demi waktu mulai merenggut usia mu…

Kau kini lebih peduli pada dunia mu..

 

Kau kini lebih senang menyerahkan nasibku pada lemarimu…

Kau biarkan aku tergeletak dibalik kaca lemari…

Terpaksa berdiri tegak kokoh, terhimpit di antara buku2 yang lain..

 

Yang dulu kau buka aku tiap hari, sekarang seminggu skali pun belum tentu…

Yang dulu kau baca aku dengan penuh sensasi….

Sekarang kau baca dengan lirih bak ogah bersenandung bersamaku lagi….

Kini kau lebih semangat menghabiskan waktumu bersama majalah2 yang hampa…

Bermalam dengan Buku2 yang tak bermakna….

Kau lebih memilih komik, novel, buku2 duniawi menghiasi mejamu…..

Sementara aku…

yang mengandung ayat2 suci pencipta Mu, kau campakkan begitu saja dibalik kaca lemarimu,..

 

Terkadang, kau jadikan aku mahar bagi pernikahan mu…

Agar pernikahan mu “terlihat” lebih Islami…

 

Ketika Ramadhan tiba, aku sedikit berbahagia…

Karna engkau mulai menjamah ku lagi…

Mulai mengeluarkan ku keluar dari almari…

Tapi sayang…  Itu hanya berlaku di awal bulan Suci…

Selanjutnya, kau kembali ke “dunia mu” lagi…

Senang nya diriku, ketika kau target kan bisa mengkhatamkan ku di bulan suci…

Tapi pedih diriku, ketika kau biarkan aku berdebu termakan waktu…

 

Wahai hamba Allah…

Tidak kah kau melihat noda2 debu mulai menyelimutiku…

Tiada kepedulian sedikitpun darimu…

Aku pun mulai usang dimakan oleh waktu…

Badanku mulai rapuh oleh kutu…

 

Wahai Hamba Allah…

Aku rindu sentuhan kasih sayangmu…

Aku ingin seperti dulu lagi..

Selalu mendampingi mu, dan menjadi referensi hidupmu…

Kemanapun kau pergi, aku selalu berada disamping mu…

 

Aku yang merupakan kumpulan petunjuk Rabb mu, serasa ingin menangis..

Apalah arti nya aku di dunia ini…

Bila manusia2 pada mencampakkan ku seperti ini….

Tidak pentingkah kehadiran ku disini, sehingga kalian tidak memprioritaskan aku lagi…

Ya Allah… Apa yang terjadi dengan hamba Mu???

Tidak sadarkah mereka…

Bahwa di tiap lembaranku, terkandung deretan ayat suci dari Mu…

Ayat suci yang akan menyelamatkan hamba2 Mu…

 

Ya Allah….

Apa yang harus kulakukan???

Haruskah aku terus berdiam diri di balik almari ini…

Hanya sebagai hiasan rumah, agar suasana rumah terlihat lebih islami???

 

Semoga mereka mendengar jeritan ku ini…

@my inspiration room, 160909