Tak terasa, sebentar lagi kita akan kedatangan bulan mulia, RAMADHAN.  Bulan yang penuh keberkahan, bulan puasa, bulan mendirikan shalat, bulan memperbanyak membaca Al Quran, bulan kesabaran, bulan penuh kasih sayang, bulan yang penuh rahmat dan maghfirah, bulan pembebasan dari api neraka, bulan segala amal kebajikan dilipatgandakan dan amal keburukan dan maksiat dimaafkan, bulan segala do’a dikabulkan dan derajatnya ditinggikan. Subhanallah, sungguh mulia bulan RAmadhan ini.🙂

 

ramadhan
Rasulullah pun berdo’a kepada Allah :

“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami pada bulan Ramadhan”.

Para orang Sholeh dan para salaf, enam bulan sebelum Ramadhan, sudah berdo’a kepada Allah untuk disampaikan kepada bulan Ramadhan dan berharap amalan mereka di bulan Ramadhan diterima Allah SWT.

Mengapa mereka begitu bersungguh-sungguh memohon kepada Allah agar mereka disampaikan pada bulan Ramadhan? Ayo kita simak sabda Rasulullah tentang kedatangan bulan Ramadhan

“Ketika datang malam pertama dari bulan Ramadhan seluruh syaithan dibelenggu, dan seluruh jin diikat. Semua pintu-pintu neraka ditutup , tidak ada satu pintu pun yang terbuka. Semua pintu sorga ibuka hingga tidak ada satupun pintu yang tertutup. Lalu tiap malam datang seorang yang menyeru; “Wahai orang yang mencari kebaikan kemarilah; wahai orang yang mencari keburukan menyingkilah. Hanya Allah lah yang bisa menyelamatkan dari api neraka”

Masya Allah.. Sungguh luar biasa bulan Ramadhan ini. Sebagai tamu agung, wajar bila kita (yang menerima tamu) harus mempersiapkan yang terbaik untuk mendapatkan yang terbaik. Apa saja yang perlu kita persiapkan?

  1. Niat yang sungguh-sungguh.
    Menjelang Ramadhan, Banyak orang yang berbondong2 pergi ke pasar, memenuhi stok “logistik” nya. Mempersiapkan anggaran belanja untuk kebutuhan di bulan Ramadhan. Tetapi sedikit dari kita yang mempersiapkan hati dan niat untuk Ramadhan. Puluhan kali Ramadhan menghampiri seorang muslim, namun tak satupun bekas positif yang membekas didirinya. Ramadhan hanya sekedar ajang menggugurkan kewajiban, sekedar ritual belaka. Jika Ramadhan berlalu, dia kembali ke kondisi sebelumnya. Tanamkan lah niat dan tekad yang kuat dan mendalam untuk menjadikan Ramadhan kali ini sebagai musim untuk mengukirkan prestasi kebaikan, dan memetik amalan pahala sebanyak2 nya. Menjadikan Ramadhan sebagai ajang pembuka pintu Surga selebar2nya. Ingat sabda Rasulullah :
    “Barangsiapa yang puasa Ramadhan karena iman dan ikhlas, maka Allah mengampuni dosanya yang telah lalu”
  2. Bertaubat dengan sungguh-sungguh
    Segeralah bertaubat!!! Karena tak satu pun dari kita yang bersih dari dosa dan maksiat. Ramadhan adalah bulan yang sangat layak untuk memperbarui tobat; karena didalam bulan Ramadhan, dilipatgandakan amalan kebaikan, dihapus dan diampuni dosa, dan diangkat derajat. Kalau kita dituntut untuk bertaubat setiap waktu, di bulan ini kita lebih dituntut lagi untuk bertaubat.  Taubat nya yg beneran yaa… Taubat nasuha.. Jangan tobat2 an..😀
  3. Memperkaya ilmu yang berkaitan dengan puasa dan ibadah Ramadhan lainnya
    Salah satu syarat diterima atau tidak nya ibadah seseorang adalah pengetahuan orang tersebut terhadap ibadah nya. Ramadhan bulan yang sarat akan ibadah, bukan hal yang berlebihan ketika kita dituntut untuk memperbanyak ilmu (terutama yang berkaitan dengan ibadah Ramadhan).
  4. Persiapan fisik dan jasmani
    Menahan diri dari makan dan minum sehari penuh selama 1 bulan berturut2 tentu memerlukan kondisi fisik yang kuat. Belum lagi keinginan kita untuk mengisi dan memaksimalkan ibadah di malam hari, tentu memerlukan kondisi fisik yang extra prima, extra fit dan extra kuat. Untuk itu, mulai dari sekarang persiapkan kondisi fisik kita. Semoga kita tidak terhalang ibadah di bulan Ramadhan karena kondisi fisik kita.

Mumpung belum terlambat, yuk kita persiapkan kembali bekal kita menyambut Ramadhan. Mari kita sambut Ramadhan kali ini dengan persiapan yang super siap. Sapatau ini Ramadhan yang terakhir bagi kita. Semoga kita mendapatkan kemenangan di bulan ini…

Tiada Hasil Tanpa Perjuangan

Tiada Perjuangan Tanpa Pengorbanan

Tiada Pengorbanan Tanpa Kesabaran

Tapi Ingat… Dibalik Kesabaran, Tersimpan Kemenangan