Huff….

Seperti biasa, every morning i work out to keep healthy. Kemaren, seperti biasa, dengan sepasang sepatu ku yang makin tua makin enak, aku berlari. Untuk kali ini, track lari ku sedikit berbeda sama hari2 sebelumnya ketika di Samarinda yang lebih banyak melihat bangunan nan rumah mewah, hari ini (sabtu) aku nyoba berlari di tepi sungai Mahakam. So, sepanjang pelarianku, aku akan menyusuri sungai Mahakam… Hmm menarik kan ya… sayang nya ga ada foto2 nya… KArena aku belum tahu lokasi2 yang akan ku lewati, so, aku pake acuan menit. LAri minimal 30 menit non stop ga boleh kurang. Eh, ternyata selama 30 menit itu, aku menikmati pemandangan yang aduhai. Kalo aku menoleh ke kiri, aku melihat sungai Mahakam yang luas banget. Walaupun jarak pandang ku blom jauh (maklum masih kabut).Sungai Mahakam tetap sangat memukau mata ini. Belum habis 30 menit, ternyata aku melihat sebuah masjid megah Samarinda. (Bayangin aja ya.. ) Mesjid dengan 4 menara berwarna kuning gelap menjulang di atas kabut pagi… Luar biasa, pada sudut tertentu, aku bener2 ngeliat masjid ini laksana negeri 1001 malam… Gede, megah, indah… fiuh,…. mantaf… Lari pagi ku kemaren di tutup dengan pemanasan dan push up di tepi Sungai Mahakam… Mantaf… Dari awal hingga akhir, tak ada rasa malas sedikit pun…

Beda kemaren, beda hari ini.. Skarang aku balik ke Balikpapan lagi… Bangun pagi ku hari ini, nggak terlalu bersemangat.. Ruangan yang sejuk, kasur yang empuk, badan yang pegal makin menggoda hati ku untuk nyungsep lagi di balik selimut. Tapi, dengan sangat berat, aku coba gerak kan satu kaki ku nyentuh lantai. Ditambah sentuhan kaki ke 2. Rasa malas itu kian merasuk.. Tapi tetap, dengan mata yang berat untuk melek aku paksakan kaki ini ke kamar mandi. Ambil wudhu, nggelar sajadah, dan melaksanakan shalat.. Selesai shalat, Hati ini pun masih berat untuk menunggu adzan Shubuh dengan mata terbuka. Ingin rasanya mata ini kembali di balik selimut… Tapi, syukur lah adzan shubuh berkumandang terlebih dahulu. Shalat Shubuh pun ku lakukan, walaupun mata ini berat, hati ini berat, yang penting ngelangkah dulu..

Setelah shalat Shubuh, baca Quran, pengen lari.. Tapi, males nya ini muncul lagi… Kasur ini bener2 enak untuk di tiduri… akhirnya aku duduk di tepi kasur dan merenung… merenungkan antara malas dan berlari (suatu perenungan yang sebenarnya nggak perlu direnungkan)huh.. Yang penting pake sepatu dulu lah.. PAke sepatu kanan kiri, buka pintu dan mencoba berlari kecil… Lagi2 perasaan ini masih malessss banget, tapi ternyata, 500 meter lewat, lari ku sudah mulai ringan, kaos ku sudah mulai berair, dari ujung daun telinga dan dagu ku peluh keringat itu mulai menetes. menit demi menit kulalui hingga tiba di menit ke 38, aku berhenti dan berjalan santai mengelilingi lapangan Mandala, Balikpapan. Memandangi orang2 yang sibuk dengan OR nya, sibuk berdagang dan sibuk ngemong anaknya… dan OR pagi ku hari ini ditutup dengan pendinginan di tepi laut dekat Mandala. Dan makin indah dengan kepakan elang diatas laut itu… Huuuffff.. mantaf…

Kenapa judul nya Kemaren Tepian, sekarang Manggala?? Tepian itu nama lainnya kota Samarinda. Mandala itu namanya stadion Mandala Balikpapan

*Hikmah : Langkah awal emang berat, kalo sudah ngejalanin, pasti lebih ringan…