Uncategorized


Hohoho… nge blog maning… :D Blog ku kali ini cuman mau berbagi kebiasaan aneh ku…

Yapz… aku punya suatu kebiasaan aneh… Dan ini baru kulakuin pada saat di Jakarta…  Apa itu???

Don’t care with the time..

Yapz… kebiasaan unik ini kusadari akhir2 ini… Ceritanya begini…  Bukan suatu hal yang aneh (kalo hidup di Jakarta), berangkat kerja selalu dengan langkah cepat, rebut2an, himpit2 an, peyot2an, dan keringatan…  Apalagi kalo udah ngerasa telat…  Karena aku termasuk orang yang perlu waktu pagi cukup banyak (untuk nyuci, O.R pagi, nyeterika baju, nyemir… halah… :D ), aku biasa berangkat ngantor jam 07.15… (more…)

logo2

Sudah beberapa pekan ini aku stay di Jakarta… Brangkat pagi banget (jam 07.15) pulang malam banget (jam 20.30).. Udah gitu, di kantor klontang-klantung (baca: ga jelas).. Maklum, lagi masa transisi ke project baru,… :D

Saking ga jelasnya, sampe sempet di perbantukan ke project Telkomsel di Semarang selama 1 minggu…. Akhirnya, tepat tanggal 30 Maret 2009, status ku “rada” diperjelas… Ceritanya begini, ketika lagi asyik ngecekin email di laptop (koyo’ akeh imel kerjo wae ndik…. :D ) di samping kursi si bos (baca: Senior Project Manager), tiba2 si bos, memutar kursi nya ke arah ku dan bilang..

SPM : Ndik… kamu nanti support divre 6 lagi ya??

Aku : hah?!? Divre 6 lagi –> **mbathin di dalam kalbu

            Oke mas, saya sih terserah si bos aja… emang mulai kapan Mas??

SPM : Bulan depan (baca: bulan April ini gan…) udah keluar PO nya…

Beugh…. berangkat maning… berangkat maning…. [-( Tapi ya gimana, orang sudah di kontrak…. Ya musti profesional… Musti loyal… Dan musti maksimal… ;)

Okeh New Project… I’ll give my best to you…. b-)

Bapak-bapak Telkom DIvre 6, selamat bekerjasama kembali…

Mari kita sukseskan project Speedy PO#6 lebih baik dari proyek sebelumnya…. :D

Wah… udah lama ga ngeblog nih… semenjak ada si ini aktivitas blogwalking ku jadi berkurang… (halah alasan.com.. :D )

Beberapa waktu yg lalu, aku tergelitik sekaligus jengkel ama spanduk yang menyebar di kota tersebut…

golput

Pada spanduk itu tertuliskan

9 april dan 7 juni bulan umbar janji para caleg dan capres

Penikmat Indonesia bukan rakyat Indonesia, Percaya parpol bego tau!

Aneh… Kenapa sih ada orang yang berpikiran seperti itu… Aneh… Apa maksud mereka ngomong begitu… Mereka seakan2 dengan “gentlement” berani mengatakan

GA USAH ADA PEMILU… GA GUNA KOQ….

Kalau kita memandang sekilas, mungkin kita akan memandang negatif orang2 yang berpikiran seperti ini…

Dibalik itu semua, Mari kita evaluasi (khususnya para pemimpin kita yang duduk di pemerintahan).. Ada asap pasti ada api… Mereka berpikiran seperti itu, karena mereka mengalami dan mendapatkan sesuatu… Mari kita evaluasi, jangan sekedar menyalahkan golongan tersebut.., Tetapi mari kita berpikir, mengapa mereka mendirikan dan menjadi pengikut golongan tersebut.. APakah ini wujud dari kekecewaan mereka terhadap para pejabat bangsa ini???

Wahai para pejabat dan calon para pejabat…  Bekerja lah dengan hati nurani… Bekerjalah dengan “murni”… Jangan korbankan rakyat untuk kepentingan pribadi…  Selamat berjuang wahai para pemberani… ;)

Aku pengen teriaakkk… AKU BISAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!! AKU MASIH MUDAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!! AKU MASIH PUNYA MASA DEPAAAAAAAAAAAANNNNN!!!!!!!!!!!!!

Sudah hampir setahun ini aku terkungkung dengan suatu rutinitas kerja… Dengan kondisi zona nyaman dengan fasilitas yang aduhai… Justru disinilah aku ngerasa mati gelora jiwa ku…. mati motivasi hidup ku, yang kalau ku ikuti terus, impian2 ku akan terkubur perlahan seiring berjalannya waktu… Ya Allah… kenapa ini???
Aku sadar emang… Allah yang mengatur ini smua.. Aku bersyukur pada Allah atas semua yang Dia berikan padaku… Tapi aku yakin, hari ini, Allah jua lah yang ngasih kegelisahan di aku akan kondisi ku seperti ini… Aku punya mimpi… Aku punya tujuan hidup…. Aku pengen ngeraih nya… meraih dengan penuh totalitas.. ga bingung sana sini… ga canggung… dan terus melaju…

Memang kadang aku mikir, “aku punya batasan“.. tapi aku sadar, batasan itu aku sendiri yang membuatnya… aku yang bikin batasan itu… So?? What’s the next step??? Dobrak batasan itu… I AM A FREE MAN!!!! AKu harus PD ngejalani hidup ini… aku punya sandaran yang kuat… ALLAH…. Aku punya pelindung yang kuat…. ALLAH…. Aku punya Allah yang Maha Pemurah…. Maha Pengasih…

Ya Allah,… berikan energi pada ku untuk tetap melangkah yakin dan pasti di jalan berduri itu…. Tunjukkan KEBESARAN MU pada ku…..

Main sepeda??? jadi inget masa2 kecil dulu… Hahaha… Tapi main sepeda saat ini adalah bermisi ganda… hahaha… Selain bisa O.R menyehatkan badan, misi bersepeda kali ini adalah untuk melancarkan kerjaan… (Ups… pssstttttt… hehehe….). Sepeda an kali ini bener2 terasa nikmat nya…  Setelah dapet pinjeman sepeda dari bapak2 Telkom, langsung meluncur… Pak Soni, kawan saya, ngajak sepedaan keliling bukit2 di Balikpapan… Gak maen2… lumpur dan tanjakan terjal kami terjang… Busyet jetset dah…. mantap bener dah…260120090071260120090041

10 detik yang menentukan apa nih?? weitz.. tunggu dulu.. sabar ya…

10 detik pertama ternyata sangat menentukan hubungan dan kepercayaan selanjutnya.. Percaya nggak??? Ternyata hal ini pernah diteliti oleh seorang peneliti (**maaf lupa namanya). Si peneliti ini pernah meneliti pengaruh ini dengan mewawancarai 35 sales. Dengan wawancara singkat nya, dia memilih 4 sales terbaik dan 4 sales terburuk. Setelah mendapatkan 4 sales terbaik dan 4 sales terburuk, si peneliti tadi, melihat history penjualan dari sales tersebut (bahasa kerennya cross check). Hasilnya… LUAR BIASA!!!!!!!! Ternyata, hasil nya sesuai. 3 dari 4 sales terbaik, memiliki history penjualan terbaik pula. dan hasil penjualan 4 sales terburuk (versi wawancara), sesuai dengan history penjualan mereka yang kurang baik.

10 detik pertama ga lama loh yaa… tapi efek nya luar biasa yooo…. Makanya, maksimalkan 10 detik pertama itu.. Kita (manusia) punya naluri yang luar biasa. Dengan 10 detik pertama di awal pertemuan, saat nya untuk memberikan impresi yang luar biasa kepada lawan komunikasi anda… Maksimalkan 10 detik pertama itu, karna pada 10 detik pertama inilah, lawan komunikasi anda akan segera menyimpulkan (temporary resume), apakah mereka  cocok dengan anda, apakah mereka nyaman dengan anda, apakah mereka interest dengan anda, apakah mereka interest dengan anda, dlsb,… Walaupun hanya kesimpulan sesaat, hal ini punya efek signifikan pada hubungan anda… Mungkin kita pernah dengar kata2 ini

Penampilan bukan hal UTAMA untuk menilai seseorang, tapi,penampilan adalah hal yang PERTAMA yang akan di nilai oleh seseorang

Makanya itu, maksimalkan betul 10 detik pertama anda… 10 detik pertama ini, tidak harus memaksimalkan obrolan anda, tapi lebih ke sikap anda. Karena komunikasi tidak selalu dengan pembicaraan, sikap anda pun dapat berkomunikasi… Mulai dari penampilan, bagaimana anda tersenyum, bagaimana cara anda berjabat tangan, bagaimana anda menyapa, bagaimana raut wajah anda ketika menyapa, bagaimana pandangan anda, dan bahasa2 tubuh lainnya harus anda perhatikan…

Ingat… Walaupun mulut anda berbicara, hati anda pun juga ikut berbicara… Dan ketika pembicaraan hati anda mengena pada hati lawan bicara anda… Silahkan rasakan dahsyat nya komunikasi anda…

Selamat mencoba…!!!!

 

**terinspirasi dari dengerin radio PAS FM

Postingan ku kali ini terinspirasi ketika shalat jumat kmaren… Shalat Jumat di sebuah kota Balikpapan yang mendapat julukan kota minyak ini.. Shalat Jumat adalah salah satu media “charge” umat Islam. Setelah 1 minggu berkutat dengan aktivitas yang bikin pusing, shalat Jumat bisa dijadikan sebagai media siraman hati. Dengan datang ke masjid untuk melaksanakan shalat jumat, aku berharap bisa tidur sejenak menyegarkan hati. Setelah masuk waktu nya, si ustadz terpilih (terpilih untuk khutbah maksudnya :D ) memulai khutbah nya dengan bahasa Arab. Dengan sabar dan penuh perasaan penasaran, kudengerin stiap kata yang kluar dari mulutnya (walaupun ga ngerti bahasa Arab), kutatap matanya dengan penuh rasa harap (berharap dapat anaknya ketenangan jiwa). detik demi detik berlalu, ternyata yang keluar dari mulut nya bahasa Arab murni… “Nih ustadz lulusan Al Azhar kali ya…” pikir ku.

Yah, otomatis, ga ada sdikit pun siraman hati yang kudapatkan, lha wong ngomong nya bahasa Arab murni. Paling ngerti nya ketika beliau bilang “wa…..”, oh itu artinya “dan……..”. Kalo dia bilang “Rasulullah…”, berarti aku musti jawab “Shallallahualaihi wassalam”. dari awal khutbah sampe akhir, hanya 2 kata itu yang bisa kumengerti… **Maklum ga’ ngerti belum jago bahasa Arab :D

Rada menyesal, rada jengkel, kurasakan… Entah apa yang dipikirin oleh Ustadz itu… Apakah smua orang yang hadir disana bisa mengerti bahasa Arab yang diucapkan nya.. Bukannya tujuan berkhutbah adalah menyampaikan thausiyah kepada peserta Shalat jumat. Tapi, kalo yang dia ucapkan aja ga dimengerti, Bagaimana bisa ter thausiyahi peserta shalat Jumat?? Entahlah… Yang penting aku dapet hikmah dari kejadian ini… Hikmah bahwa komunikasi adalah menyampaikan sesuatu kepada orang lain, sehingga orang lain itu mengerti apa yang kita maksud. Mau bicara pake kata2 indah, sampe bicara pake kaki, selama orang yang kita ajak komunikasi mengerti, berarti tujuan dari komunikasi telah tercapai…

Para pembaca setia skalian, untuk dapat berkomunikasi dengan baik, pahami betul karakter pribadi orang yang akan kita ajak komunikasi, jangan gunakan bahasa Spanyol, kalo bicara ke orang yang cuman bisa bahasa Jawa… Jangan gunakan bahasa Inggris, kalo mau ngomong sama orang yang punya cacat pendengaran…. Intinya, gunakan “bahasa” yang memang mereka mengerti… Ga usah ngerasa gengsi ketika ngomong “berlogat ndeso” kepada orang ndeso… Selama mereka bisa mengerti apa yang kita maksud, ya tujuan komunikasi kita tercapai..

Jadi inget, ketika ingin mengkomunikasi kan sesuatu, kita harus membuat skenario “take over” terhadap suatu acara kemahasiswaan. Walopun, banyak yang merasa kami “kelewatan”, tapi insya Allah tujuan kami baik. Dan mereka betul2 merasakan apa yang ingin kami komunikasikan…

Yapz… Terkadang kita perlu “tamparan” untuk bisa mengerti sesuatu… dengan catatan, kalo memang perlu dilakukan tamparan… Tapi kalo nggak perlu, ya jangan dipaksakan… Kasihan yang ditampar… sakit… hehehe…

Para pembaca sekalian, banyak sekali keributan besar maupun kecil, mulai dari keributan antara suami istri, calon suami istri, sampe keributan antar negara terjadi karena ada nya miskomunikasi… Makanya, silahkan efektifkan komunikasi.. Baik dengan pasangan anda, atasan anda, rekan anda, bawahan anda, hingga calon mertua anda.. :D

Tidak ada yang tidak bisa terselesaikan dengan komunikasi yang jujur…

**kutambahin “jujur”, karena percuma melakukan komunikasi yang penuh dengan ketidakjujuran… :D

Ini sih sama dengan isi blog nya Bagrul. Iya gitu??? Ga donk… kalo di blog nya Bagrul kan V.I.P, kalo yang akan saya bahas disini adalah V.V.I.P… Walopun ada yang bilang

Ga kreatif neh… ikut2an aja…

Biarin aja… Negara Cina yang banyak njiplak “produk” aja akhirnya bisa bertahan dan bisa bersaing di pasar… hahahha…. Kalo yang ini, Yang penting aku bisa nulis blog dengan tema V.V.I.P… hahaha… Peace…

Apa sih V. V.I.P itu?? V.V.I.P itu grade nya diatas V.I.P (Very Important Person)..

DIsini aku akan membahas sedikit tentang perlakuan terhadap orang yg memiliki predikat V.V.I.P…

  1. Pengamanan yang sangat extra
  2. Perlakuan yang sangat spesial dan istimewa
  3. Perhatian yang cukup tinggi
  4. Mendapatkan segala hal yang terbaik
  5. Prioritas selalu number 1
  6. DeeLeL… pokok nya sangat istimewa lah

Nah, trus… Kenapa orang diperlakukan V.V.I.P?? Karena smua penyandang predikat V.V.I.P tuh sangat berarti, memiliki arti penting  dan sangat dibutuhkan. Misal, presiden akan diperlakukan sangat V.V.I.P karena dibutuhkan oleh negara. Ga smua orang akan menyandang predikat V.V.I.P.. Kenapa?? Karena V.V.I.P itu, bukan orang biasa, orang yang unik, orang yang sulit dicari penggantinya (ato bahkan ra ono tunggale , tiada duanya, ga ada penggantinya).

Trus, gmn caranya jadi V.V.I.P?? Kamu harus unik, harus beda, jangan jadi manusia biasa. Misal: punya kesabaran yang cukup tinggi, punya skill yang sangat tinggi, sangat pintar, sangat baik, yah pokoknya yang sangat positif lah. Disaat yang lain pada tidur, kamu bangun. Disaat yang lain pada cuek, kamu tetap perhatian. Disaat yang lain pada menyerah, kamu tetap berjuang. Disaat yang lain bersikap biasa, kamu bersikap luar biasa. Disaat yang lain jatuh, kamu bangkit. Disaat yang lain menganggap “itu hal biasa”, kamu menganggap “itu hal Luar Biasa”.

Yow, hidup cuman sekali bro… MAsa’ mau jadi manusia biasa, masa’ mau dianggap sama…. TIDAK!!! Jadilah manusia luar biasa, jadilah manusia yang “sulit dicari penggantinya”… Jadilah lebih berarti di manapun kamu berada… Satu hal lagi, untuk menjadi V.V.I.P, sangat sulit, diperlukan kesabaran dan perjuangan yang cukup tinggi. Kalo kata si dosen

Tiada Hasil Tanpa Perjuangan..

Tiada Perjuangan Tanpa Pengorbanan..

Tiada Pengorbanan Tanpa Kesabaran..

Dan ingat,…. Dibalik Kesabaran tersimpan sebuah Kemenangan….

Jam 10.00 WITA aku sudah di bandara Juwata Tarakan. Pesawat jam 11.15 WITA.. ah, masih ada waktu 1 jam lewat 15 menit.. Daripada bengong di bandara, mikirin something yang bikin merinding in this morning (halah… mekso.com), mendingan aq ngeblog, mumpung masih dikaruniai sebuah laptop dan koneksi internet
Yow… 2 postingan terakhir (si medi dan si mama) sudah banyak berhubungan dengan yang namanya “hati”, untuk kali ini aku mau cerita aja deh… cerita pengalaman 3 hari 2 malam di Tarakan… Yuk ah… mari…. :)

dsc02164edit

Perintah Bos untuk Berangkat ke Tarakan

Hari rabu pagi, si bos ngajak meeting di ANPP Divre VI kalimantan, biasa lah, meeting-in something yang rada penting… hehehe.. Di tengah2 meeting, tiba2 salah satu orang Telkom ngajakin si Bos ke Tarakan, untuk Uji Terima Perangkat di Tarakan…

Telkom : Pak Kun, ayolah temenin ke Tarakan..

Bos: (Dengan senyum tipis khas si Bos) aduh Pak, saya harus nyiapin laporan persiapan rekon

Telkom: Ya udah, sama Andika aja lah… Ya Pak ya… (Sambil ngelirik diriku yang lagi duduk manis di sofa tipis… halah….)

Aku: *mbatin dalam hati* (Weks…. Spontan ku angkat 2 bahu ku, diikuti kedua tangan dan mata ku menunjuk si Bos, dan berkata) Saya sih terserah Pak Kun aja Pak… (diakhiri dengan senyum manis ke Bos, mata tetep melirik si Bos)

Bos: (Senyum sambil mantuk2, tanda setuju)…

 

Cihuiiii… akhirnya berangkat juga aku ke Tarakan dengan persetujuan si Bos  (walopun aku tahu kalo si Bos terpaksa menyetujui.. hahaha)… Alhamdulillah, lengkaplah sudah 6 daerah besar di Kalimantan kulalui (Pontianak, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Samarinda, Tarakan).. :)
First Day in Tarakan 

Hari Kamis sore jam 15.00 berangkat lah aku ke Tarakan bersama 1 orang Telkom. Dengan mengendarai Mandala Airlines yang terbaru, 1 jam kulalui diatas pesawat yang sangat gres tersebut (Maklum, pesawat nya baru cuy…)… Selama di pesawat aku terbayang dengan kota Tarakan (lebih tepatnya pulau Tarakan kali ya…) yang ramai, pemandangan nya bagus, dan asoyyyy…… Setelah pesawat akan mendarat, kupandangi pulau Tarakan ini, Pulaunya memang kecil, tapi rame buangetz… selidik punya selidik, ternyata Tarakan ini merupakan tempat transit pesawat2 dari LN yang mau ke Indonesia. Maklum lah, Tarakan dekat sekali dengan batas wilayah Indonesia bagian Utara..

“Terimakasih…” Begitulah kata seorang pramugari cantik ketika melepasku keluar dari pesawat… :) “Hmmmm..” Balasku menghargai senyum nya….

Ternyata di bandara, aku sudah ditunggu oleh manajer ANM Telkom Tarakan, “Alhamdulillah, pasti dia bawa mobil… ga jadi ngojek deh…. hehehe” … Setelah dari bandara, aku langsung di gelandang ke kantor STO Telkom Tarakan untuk bermain sepakbola   meeting, “what will we do tomorrow”… “Ok pak, bagusnya begini… begini… dan begini….” kataku yang ternyata di amin i oleh para orang2 Telkom…

Yow, selesai lah sudah urusan ku sama orang Telkom hari ini, selepas Maghrib aku meninggalkan STO menuju tempat penginapan. Aku pun diskusi dulu dengan seorang tim ku (Rudi) yang sudah nunggu di Tarakan semenjak hari Selasa lalu.. (more…)

Orang tua dan keluarga memang salah satu faktor yang cukup penting untuk dipertimbangkan ketika akan membawa orang baru ke dalam keluarga tersebut.
Setelah sadar itu (itu pun disadarin sama seseorang.. hehe),plus di suruh sama seorang hamba Allah di seberang sana juga, kukumpulkan keberanian diri setinggi mungkin untuk nyoba nanya ke ortu ku (demi mendapatkan yang terbaik, terobos aja ketidaknyamanan ini…).
isinya,

Ma, aq mau tanya.. Mama pengen punya menantu kaya’ gmn? Hehe

5 menit pertama, ga dijawab2 tuh sms nya… 5 menit kedua, ga’ dijawab juga tuh sms nya… Waaa…. bner kan… ortuku masih ga rela ditinggal aku… halah… :D 5 menit ketiga, ga’ dijawab juga… Ohhh… knapa ini??? apa ortuku masih seneng ngeliat aku jadi JOJOBA (Jomblo Jomblo Bahagia) ya??? :( Ahhh… teuing pisan… yg penting aku sudah menyampaikan, masalah dijawab atau nggak, itu diluar kendali saya… Force major kalo bahasa kerennya… halah… apapula bahasa proyek dibawa kesini nih…. hahaha…. Urusan keluarga koq pake force major sgala… hahaha…

Lelah menanti SMS penentuan balesan… aku pun ketiduran… Dan terjadilah tidur ayam… bangun, berkokok.. bangun, berkokok… halah… ya nggak lah…. emang ayam beneran??? Tepat jam 01.00 WIB, atau jam 02.00 WITA, aku gerayahi skitar kasurku, mencari sebuah benda keras yang biasanya kugenggam ketika kubutuhkan…. Ya… handphone ku… hehehe.. ku cek… dan eng.. ing… eng…. “2 MESSAGE RECEIVED”…

cihui… dibales… ketika kubuka… eng… ing… eng…. beneran balesan dari mamaku..

isinya

 

Emangnya udah ada pilihan belum? (yaelah… baru tanya, sudah ditembak duluan.. wkwkwk)

Yg jelas seiman, dr kelg baik2. (ohh.. pasti donk Ma…)

Bisa ngerti sm kelg (adik dan ortu) (ya iya donk… bayi aja digendong…. bukan dibelah… hehehe)

Dan bisa nerima kekurangan km/pengertian. (Pasti donk…. daripada aku tersiksa dengan sikapnya… hehehe)

Krn itu hrs kenal dulu kmu.Hehe… (weitz, mama tertawa… ya iya Ma, musti kenal buangetz… masa’ langsung comot… wkwkwkwk..)

Udah dpt blm? (ya elah, dibuka sama “penembakan”, ditutup sama “penembakan” pula… Udah ga sabar ya Ma??? hahahaha)

Yaaahhhh…  begitulah orang tua, pasti mengharapkan yang terbaik, buat putranya yang terbaik pula….  hahaha… Nah, sms nya kubales ga??? Tunggu aja kabar selanjutnya…. Yang pasti aku sudah tahu keinginan ortu ku… hahaha

« Previous PageNext Page »